STEROID
A. Pengertian Steroid
Steroid adalah suatu golongan senyawa triterpenoid
yang mengandung inti siklopentana perhidrofenatren yaitu dari tiga cincin
sikloheksana dan sebuah cincin siklopentana. Dahulu sering digunakan sebagai
hormon kelamin, asam empedu, dan lain-lain. Tapi pada tahun-tahun terakhir ini
makin banyak senyawa steroid yang ditemukan dalam jarinagn tumbuhan. Tiga
senyawa yang biasa disebut fitosterol terdapat pada hampir setiap tumbuhan
tinggi yaitu, sitosterol, stigmasterol, dan kompesterol.
Senyawa triterpenoid/steroid merupakan salah satu
kandungan metabolit sekunder yang banyak digunakan sebagai obat antara lain
untuk mengobati gangguan kulit, diabetes, gangguan menstruasi, malaria dan
antiinflamasi. Sedangkan senyawa triterpenoid/steroid saponin banyak digunakan sebagai
bahan baku untuk pembuatan hormon steroid, dan sampai sekarang usaha pencarian
tumbuhan penghasil sapogenin semakin banyak dilakukan.
Pada umunya steroid berfungsi sebagai hormon. Steroid
mempunyai struktur dasar yang terdiri dari 17 atom karbon yang membentuk tiga
cincin sikloheksana dan satu cincin siklopentana. Perbedaan jenis steroid yang
satu dengan steroid yang lain terletak pada gugus fungsional yang diikat oleh
ke-empat cincin ini dan tahap oksidasi tiap-tiap cincin. Steroid merupakan senyawa
yang memiliki kerangka dasar triterpena asiklik. Ciri umum steroid ialah sistem
empat cincin yang tergabung. Cincin A, B dan C beranggotakan enam atom karbon,
dan cincin D beranggotakan lima.
Steroid adalah triterpen yang
terbuka dasarnya cincin siklopentana perhidrofenantren. Inti steroid dasar sama
dengan inti lanosterol dan triterpenoid tetrasiklik lain, tetapi hanya pada dua
gugus metal yang terikat pada sistim cincin, pada posisi 10 dan 13. Nama
“sterol” dipakai khusus untuk steroid alkohol. Sterol biasanya mempunyai gugus
hidroksil pada atom C-3 dan suatu ikatan rangkap pada posisi 5 dan 6.
Asal-Usul Steroid.
Percobaan-percobaan biogenetik menunjukkan bahwa
steroid yang terdapat dialam berasal dari triterpenoid. Steroid yang terdapat
dalam jaringan hewan berasal dari triterpenoid lanosterol sedangkan yang
terdapat dalam jaringan tumbuhan berasal dari triterpenoid sikloartenol setelah
triterpenoid ini mengalami serentetan perubahan tertentu. tahap- tahap awal
dari biosintesa steroid adalah sama bagi semua steroid alam yaitu pengubahan
asam asetat melalui asam mevalonat dan skualen (suatu triterpenoid) menjadi
lanosterol dan sikloartenol.
Percobaan dengan jaringan hati hewan, emnggunakan 2,3
epoksiskualen yang diberi tanda dengan isotop 180 menunjukkan bahwa isotop 180
itu digunakan untuk pembuatan lanosterol menghasilkan (180)- lanosterol
radioaktif. Hasil percobaan ini membuktikan bahwa 2,3- epoksiskualen terlibat
sebagai senyawa antara dalam biosintesa steroida. Molekul kolestrol terdiri
atas tiga lingkar enam yang tersusun seperti fenantren dan terlebur dalam suatu
lingkar lima. Hidrokarbon tetrasiklik jenuh yang mempunyai sistem lingkar
demikian dan terdiri dari 17 atom karbon sering ditemukan pada banyak senyawa
yang tergolong senyawa bahan alam yang disebut steroida.
B. Struktur Steroid
Ada sejumlah besar senyawa lipid yang mempunyai struktur dasar yang sama dan dapat dianggap sebagai derivat perhidrosiklopentanofenantrena, yang terdiri atas 3 cincin sikloheksana terpadu seperti bentuk fenantrena dan sebuah cincin siklopentana yang tergabung pada ujung cincin sikloheksana tersebut.
Steroid mempunyai struktur dasar yang terdiri dari 17 atom karbon yang membentuk tiga cincin sikloheksana dan satu cincin siklopentana. Perbedaan jenis steroid yang satu dengan steroid yang lain terletak pada gugus fungsional yang diikat oleh ke-empat cincin ini dan tahap oksidasi tiap-tiap cincin.
Hormon steroid berasal dari kolesterol dan berstruktur inti perhidrosiklopentanolfenantren yang terbagi atas tiga cincin sikloheksana. Senyawa steroid terdapat pada hewan, tanaman tingkat tinggi bahkan terdapat pula pada beberapa tanaman tingkat rendah seperti jamur (fungi). Steroid banyak terdapat di alam tetapi dalam jumlah yang terbatas dan mempunyai aktivitas biologis, yang mempunyai karakteristik tertentu yaitu seperti 1) substitusi oksigen pada atom C-3 yang merupakan sifat khas steroid alam 2) subsitusi gugus metil angular pada atom C-10 dan C-13 yang dikenal dengan atom C-18 dan C-19, kecuali pada senyawa steroid dengan cincin A berbentuk benzenoid, seperti pada kelompok esterogen.
Mendengar kata steroid, anabolic steroid, obat perangsang meningkatnya metabolisme hormonal tubuh manusia sehingga menjadi lebih kuat. Steroid ini di dalam dunia olahraga sering menimbulkan kontroversi, mengingat prestasi seseorang dapat meningkat dengan mengkonsumsinya, sementara di pihak lain, konsumsi steroid dapat menimbulkan efek samping bagi kesehatan manusia. Baik yang terdapat di tumbuhan maupun di hewan, merupakan hormon yang larut dalam lemak, dan mempunyai struktur basa tetrasiklo.
Struktur basa memiliki empat cincin yang saling terpaut dan terdiri dari tiga cincin sikloheksan dan dan siklopentan tersintesis dari asetil CoA melalui jalur asam mevalonik di dalam metabolisme sel tumbuhan. Perbedaan pre-kursor di jalur asam mevalonik, dalam biosintesis steroid pada tumbuhan dan hewan menghasilkan produk steroid yang berbeda, pada tumbuhan menghasilkan brassinolide dan pada hewan menghasilkan kolesterol, dan yang lain lagi pada cendawan menghasilkan ergosterol.
Ada sejumlah besar senyawa lipid yang mempunyai struktur dasar yang sama dan dapat dianggap sebagai derivat perhidrosiklopentanofenantrena, yang terdiri atas 3 cincin sikloheksana terpadu seperti bentuk fenantrena dan sebuah cincin siklopentana yang tergabung pada ujung cincin sikloheksana tersebut.
Steroid mempunyai struktur dasar yang terdiri dari 17 atom karbon yang membentuk tiga cincin sikloheksana dan satu cincin siklopentana. Perbedaan jenis steroid yang satu dengan steroid yang lain terletak pada gugus fungsional yang diikat oleh ke-empat cincin ini dan tahap oksidasi tiap-tiap cincin.
Hormon steroid berasal dari kolesterol dan berstruktur inti perhidrosiklopentanolfenantren yang terbagi atas tiga cincin sikloheksana. Senyawa steroid terdapat pada hewan, tanaman tingkat tinggi bahkan terdapat pula pada beberapa tanaman tingkat rendah seperti jamur (fungi). Steroid banyak terdapat di alam tetapi dalam jumlah yang terbatas dan mempunyai aktivitas biologis, yang mempunyai karakteristik tertentu yaitu seperti 1) substitusi oksigen pada atom C-3 yang merupakan sifat khas steroid alam 2) subsitusi gugus metil angular pada atom C-10 dan C-13 yang dikenal dengan atom C-18 dan C-19, kecuali pada senyawa steroid dengan cincin A berbentuk benzenoid, seperti pada kelompok esterogen.
Mendengar kata steroid, anabolic steroid, obat perangsang meningkatnya metabolisme hormonal tubuh manusia sehingga menjadi lebih kuat. Steroid ini di dalam dunia olahraga sering menimbulkan kontroversi, mengingat prestasi seseorang dapat meningkat dengan mengkonsumsinya, sementara di pihak lain, konsumsi steroid dapat menimbulkan efek samping bagi kesehatan manusia. Baik yang terdapat di tumbuhan maupun di hewan, merupakan hormon yang larut dalam lemak, dan mempunyai struktur basa tetrasiklo.
Struktur basa memiliki empat cincin yang saling terpaut dan terdiri dari tiga cincin sikloheksan dan dan siklopentan tersintesis dari asetil CoA melalui jalur asam mevalonik di dalam metabolisme sel tumbuhan. Perbedaan pre-kursor di jalur asam mevalonik, dalam biosintesis steroid pada tumbuhan dan hewan menghasilkan produk steroid yang berbeda, pada tumbuhan menghasilkan brassinolide dan pada hewan menghasilkan kolesterol, dan yang lain lagi pada cendawan menghasilkan ergosterol.
Isolasi Steroid
Uji Bioaktivitas
PERMASALAHAN
1. Steroid dalam dunia olahraga sering menimbulkan kontroversi, mengingat prestasi seseorang dapat meningkat dengan mengkonsumsinya, sementara di pihak lain, konsumsi steroid dapat menimbulkan efek samping bagi kesehatan manusia.
Mengapa hal ini bisa terjadi serta apa yang terkandung dalam steroid sehingga tubuh manusia menjadi kuat apabila mengkonsumsinya ?
2.

Saya akan menjawab permasalahan anda.
BalasHapusOrang-orang memilih menggunakan steroid,” ”karena [steroid], pada kenyataannya, meningkatkan jenis-jenis performa dan penampilan fisik tertentu.” Dalam banyak kebudayaan sekarang ini, penampilan fisik sangat dielu-elukan. Dr. Harrison Pope, profesor psikiatri di Fakultas Kedokteran Harvard, menyatakan, ”Jutaan pria merasa malu, kurang percaya diri, dan risi karena masyarakat mementingkan soal bentuk tubuh.” Dengan steroid, terbukalah kesempatan bagi para pria muda untuk menyembunyikan rasa rendah diri mereka di balik tubuh berotot yang sedang populer.
Saya akan menjawab permasalahan 1. Steroid merupakan suplemen yang bermanfaat untuk meningkatkan masa otot. Steroid disukai karena dapat mempercepat pembentukan otot, sehingga tubuh kuat dan kekar yang diimpikan bisa terwujud dalam waktu lebih singkat. Steroid anabolik atau steroid yang biasa digunakan untuk pembentukan otot, sebenarnya adalah senyawa buatan Misalnya sebut saja hormon testoteron dan hormon estrogen. Hormon tersebut sebenarnya diproduksi secara alami oleh tubuh.
BalasHapusNamun kadarnya terbatas. Jika Anda memasukan steroid dengan kandungan hormon testoteron, maka tubuh akan mengurangi produksi testoteron alaminya agar tidak terjadi kelebihan dan penumpukan hormon tersebut. Bahkan, jika steroid yang masuk kadarnya tinggi, tubuh akan menghentikan sama sekali produksi hormon alami tersebut. Manfaat steroid dalam membentuk otot ini berlangsung sementara selama zat masih ada di dalam tubuh. Seiring jalannya waktu, kadar steroid akan menurun. Tubuh kemudian akan otomatis melakukan penyesuaian dengan memproduksi kembali hormon alaminya.
Saya akan mencoba menjawab permasalahan Anda yg pertama:
BalasHapusBerbeda dengan kortikosteroid, steroid anabolik memiliki fungsi untuk membentuk otot serta mempercepat penyembuhan luka. Ada juga beberapa atlet yang menggunakan steroid untuk meningkatkan kemampuan fisiknya. Jenis steroid yang digunakan tersebut adalah versi sintesis dari testosteron. Hormon penting bagi laki-laki ini memang memiliki fungsi sebagai pembentukan otot dan perubahan fisik pada laki-laki. Baik laki-laki maupun perempauan memang memproduksi testosteron, tetapi testosteron yang ditambahkan dari luar dapat memicu beberapa konsekuensi.
Karena dari level kimianya, steroid adalah molekul organik dengan 17 atom karbon yang tersusun dalam empat cincin. Elemen lain kemudian melekat dalam bentuk tersebut dan hal ini akan menentukan jenis steroidnya.
Saya akan mencoba menjawab permasalaham anda Dalam perkembangannya, penggunaan steroid tidak terbatas pada kalangan atlet. Model, artis, dan masyarakat biasa penggemar fitnes maupun body builder, banyak yang menggunakannya. Steroid disukai karena dapat mempercepat pembentukan otot, sehingga tubuh kuat dan kekar yang diimpikan bisa terwujud dalam waktu lebih singkat. Sebelum menggunakannya, penting bagi pengguna untuk memahami manfaat dan efek negatif steroid sebenarnya.
BalasHapusManfaat Steroid
Steroid anabolik atau steroid yang biasa digunakan untuk pembentukan otot, sebenarnya adalah senyawa buatan berupa hormon kejantanan. Misalnya sebut saja hormon testoteron dan hormon estrogen. Hormon tersebut sebenarnya diproduksi secara alami oleh tubuh.
Namun kadarnya terbatas. Jika Anda memasukan steroid dengan kandungan hormon testoteron, maka tubuh akan mengurangi produksi testoteron alaminya agar tidak terjadi kelebihan dan penumpukan hormon tersebut. Bahkan, jika steroid yang masuk kadarnya tinggi, tubuh akan menghentikan sama sekali produksi hormon alami tersebut.
Karena steroid merupakan suplemen yang bermanfaat untuk meningkatkan masa otot. Steroid disukai karena dapat mempercepat pembentukan otot, sehingga tubuh kuat dan kekar yang diimpikan bisa terwujud dalam waktu lebih singkat. Steroid seperti ini adalah steroid buatan. Yang artinya pastilah terdapat efek samping apabila tidak lagi mengkonsumsi steroid tersebut.
BalasHapus